Selasa, 04 Desember 2012

TUGAS MERINGKAS KEWIRAUSAHAAN



MENGHITUNG RESIKO MENJALANKAN USAHA
Analisis dibuat berdasarkan data usaha dengan pendekatan stastika yang relevan. Sehingga analisis yang dihasilkan dapat menjadi dasar strategi usaha.
Tujuan manfaat anialisis data bagi seorang wirausaha dalam menjalankan dan mengelola sebuah usaha adalah sebagai berikut.
a.       Memperoleh data yang lebih akurat untuk diberikan kepada bagian yang membutuhkan.
b.      Mengetahui  suatu kecendrungan (tren) di masa datang.
c.       Meminimalkan resiko kegagalan dari sebuah keputusan strategis  yang  akan diambil.
d.      Mengetahui kondisi dan kinerja usahanya.
e.      Mengetahui kecendrungan permintaan pasar terhadap produknya dengan riset dan survey lapangan.
1.     Jenis data dalampengambilankeputusan
Jenis data yang dibutuhkan wirausaha untuk di analisa adalah sebagai berikut.
a.       Data produk yang tidak lolos uji kualitas.
b.      Data piutang yang tidak terbayar oleh pelanggan atau kredit macet yang pembayarannya melebihi syarat pembayaran.
c.       Data mengenai tingkat permintaan kebutuhan produk, baik yang ada di pasar maupun yang belum ada di pasar.
d.      Tingkat kepuasan pelanggan akan suatau produk dan tingkat keluhan pelanggan terhadap pelayanan perusahaan.
e.      Jumlah penjualan yang akan di jadikan prediksi penjualan yang akan datang.
f.        Catatan dari laporan keuangan seperti laporan laba rugi, neraca dan laporan arus kas.
g.       Data tentang informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan investasi seperti analis pokok.
2.    Sumber-sumberanalis data
Sumber-sumber  yang  perlu diketahui dan dimanfaatkan oleh wirausaha adalah sebagai berikut.
a.       Sumber data langsung dari lapangan melalui riset dan survei.
b.      Sumber data yang berasal dari media massa.
c.       Sumber data yang berasal dari pemerintah.
d.      Sumber data dari data internal perusahaan.
3.    Analisis data denganmenggunakanpendekatanstatistika
a.       Regresi linear sederhana
Persamaan regresi ialah persamaan matematika yang memungkinkan peramalan nilai suatu variabel tak bebas (dependent  variable) dari nilai variable bebas (indevendent variable), atau dengan kata lain, keberadaan variable bebas (X) mempengaruhi nilai variable tak bebas (Y).
Y = a + bX

Dimana :
Y :variable tak bebas ( dependent ) / yang dipengaruhi.
X :variable bebas ( independent ) / yang mempengaruhi.
a :konstanta
b :kemiringan

Nilai a dihitung dengan menggunakan rumus berikut :

a = Y – b (X)
                        n
Sedangkan koefisien kemiringan / slope (b) dihitung dengan menggunakan rumus berikut :

b = n XY – (X)(Y)
n (X2 ) – ( X)2


Nilai b dalam persamaan linear menunjukkan tingkat kemiringan dalam kurva register linear.

b :positif Y                                                               b : negatif Y
                                               

                                       Y = a + bX                                                                    Y = a - bX                                         




b.      Kolerasi linear sederhana
Kolerasi linear sederhana adalah analisis yang digunakan untuk mengukur
Derajat keeratan hubungan antara dua variabel ( X & Y ). Bilangan yang mengukur kekuatan hubungan antara dua variable disebut dengan koefisien kolerasi (r). Koefisien korelasi memiliki nilai antara -1 sampai 1. Nilai r  yang positif (+) ditandai dengan nilai b yang positif (+), dan sebaliknya nilai r  yang negative (-) ditandai dengan nilai b yang negative (-).
·        Jika nilai r mendekati +1 atau r mendekati -1 artinya X dan Y memiliki korelasi linear yang tinggi.
·        Jikanilai r = +1 atau r = -1 artinya X dan Y memiliki nilai korelasi linear sempurna.
·        Jikanilai r = 0 artinya hubungan antara X dan Y lemah atau hubungan antara X danY  bukan hubungan yang linear.



Jika r dikuadratkan akan didapatkan suatu nilai yang disebut dengan koefisien determinasi ( R = r2). Koefisien determinasi menunjukan seberapa besar pengaruh satu variable terhadap variable lainnya.

r =                                   nXY – ( X ) ( Y )

√(n ∑X2 – ( ∑X)2) x ( n ∑Y2– ( ∑Y )2 )


B. STRATEGI MENJALANKAN USAHA

1.       Faktor penggerak perubahan
a.       Perubahan yang didorong oleh  factor ekonomi.
b.      Perubahan yang didorong  oleh factor pasar.
c.       Perubahan yang digerakkan oleh factor pengembangan  teknologi.
d.      Perubahan  yang  dipengaruhi oleh iklim dan cuaca.
2.       Pengaruh perubahan terhadap strategi menjalankan usaha.
Seorang  wirausaha adalah pengemudi dari sebuah kendaraan usaha.
Perubahan yang terjadi akan berdampak pada  penerapan rencana dan strategi usaha. Perubahan ini memiliki 4 konsekuensi, yaitu:
a.       Perubahan akan menciptakan peluang atau kesempatan (opportunity)
b.      Perubahan akan menciptakan ancaman (threat)
c.       Perubahan dapat memperlemah daya saing dan kondisi perusahaan (weak)
d.      Perubahan dapat memperkuat kondisi, daya saing dan strategi (strength)
3.       Strategi pemetaan produk (produk mapping)
Sebuah usaha dapat sukses karena dibangun melalui pemikiran skala industri. Dan dijalankan dengan jelas baik dari skala organisasi. Usaha maupun jangkauan pasarnya. Pada umumnya suatu perusahaan terlebih dahulu akan melakukan pemetaan posisi perusahaan terhadap pusat, khususnya terhadap pesaing yang paling potensial.
4.      Strategi pemetaan kualiatas dan harga pasar untuk mengetahui posisi produk di pasar
Salah satu factor penyebab kegagalan ketika usaha sudah mulai berjalan adalah ketidaktahuan akan posisi kualitas dan harga produk ditingkatan pasar persainganya. Semakin mengetahui posisi strategi produk di pasar akan mempermudah wirausaha menjalan, memperbaiki strategi dan menyusun rencana usahanya.
Konsep pemetaan kualitas dan harga antara produk-produk di pasar adalah dengan membandingkan kualitas produk dengan harga konsep pemetaan ini disebut value-based pricing.
5.      Mengetahui teori permintaan dan penawaran ( supply and demand theory )
Salah satu teori yang harus dikuasai seorang wirausaha dalam mempersiapkan strategi menjalankan usaha adalah teori permintaan dan penawaran ( supply and demand theory ). Ketidakmengertian teori ini dapat mempengaruhi mekanisme pengambilan kebijakan harga dan keseimbangan pasar produknya.
Mekanisme harga pasar adalah proses yang terjadi karena adanya tarik-menarik antara konsumen yang ingin memiliki suatu produk yang ditawarkan produsen dengan harga yang membuat semua pihak merasa terpuaskan.
6.      Mengenal perilaku konsumen dalam menentukan strategi pemasaran dan promosi
a.      Factor – factor yang mempengaruhi perilaku konsumen
Factor – factor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli suatu barang, adalah sebagai berikut :
1.      Faktor budaya
2.      Kelas social
3.      Keluarga
4.      Usia dan tahap siklus hidup
5.      Jenis pekrjaan
6.      Kondisi ekonomi
7.      Gaya hidup

b.      Proses keputusan pembelian
Proses seseorang mengambil keputusan untuk membeli suatu produk merupakan salah satu hal yang harus dipelajari oleh seorang wirausaha. Ada lima peran yang dimainkan seorang dalam mengambil keputusan pembelian, yaitu :
1.      Pencetus ide ( initiator )
2.      Pemberi pengaruh ( influencer )
3.      Pengambil keputusan ( decider )
4.      Pembeli ( buyer )
5.      Pemakai ( user )
                      7.  Daurhidupproduk ( Produk Life Cycle )
a.      Tahapperkenalan( Introduction ).
b.      Tahapperumbuhan( Growth ).
c.       Tahapmapan( Mature ).
d.      Tahappenurunan (Decline ).









Soal latihan !

1.      Apa yang dimaksud dengan persamaan regresi ?
2.      Yang dimaksud korelasi linear sederhana adalah ?
3.      Sebutkan factor penggerak sederhana, dan sebutkan contohnya !
4.      Perubahan apa saja yang memperlemah daya saing dan kondisi perusahaan ?
5.      Yang dimaksud seorang wirausaha adalah ?
6.      Tuliskan rumus regresi linear sederhana untuk mencari konstanta !
7.      Sebutkan sumber-sumber analisis data !
8.      Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen ?